Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Berita Properti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Properti. Tampilkan semua postingan

Hong Kong Pecahkan Rekor Rumah Termahal di Dunia



Harga hunian mewah di Hong Kong makin tinggi. Baru-baru ini, pengembang Sun Hung Kai Properties memasarkan rumah di proyek Twelve Peaks dengan harga HKD819,1 juta (sekitar Rp1,23 triliun).
Jika tidak ada diskon, maka harga rumah yang terletak di kawasan eksklusif Victoria’s Peak ini mencapai HKD175.735 (sekitar Rp264 juta) per kaki persegi atau menjadi rumah termahal di dunia yang dijual berdasarkan per kaki persegi.

Harga rumah ini memecahkan rekor harga rumah termahal yang sebelumnya dipegang rumah di kawasan Pollock’s Path yang terjual dengan harga HKD800 juta atau HKD133.578 per kaki persegi pada 2011 lalu. Rumah di Twelve Peaks memiliki luas bangunan 4.661 kaki persegi, dengan empat kamar tidur, kolam renang pribadi, taman, teras atap, dan carport yang cukup untuk dua mobil. Para pelaku pasar hunian mewah di Hong Kong berharap pasar rumah mewah kembali bergairah setelah lama stagnan akibat , yang telah terhenti sejak pemerintah Hong Kong menerapkan bea materai (stamp duty) lebih tinggi.

Diskon akhir-akhir ini menjadi praktek umum di Hong Kong sebagai pengembang berharap untuk menyalakan tertinggal permintaan rumah baru. Untuk proyek Twelve Peaks ini, Sun Hung Kai juga menawarkan pembeli early-bird dengan potongan 11,75% dari 15% bea materai yang dikenakan bagi pembeli.

Sumber: Rumah

Banyak Pengembang Menolak Rumah Subsidi

 

Tahukah anda mengenai rumah subsidi ?

Menurut survei yang telah di lakukan oleh salah satu media online properti. 

Bahwa telah di ambil kesimpulan banyak pengembang yang tidak melirik rumah bersubsidi. Baca selengkap nya.

Pengertian subsidi itu sendiri adalah bentuk bantuan keuangan yang dibayarkan kepada suatu bisnis atau sektor ekonomi.  Subsidi dapat mengganggu pasar dan memakan biaya ekonomi yang besar. Bantuan keuangan dalam bentuk subsidi bisa datang dari suatu pemerintahan, namun istilah subsidi juga bisa mengarah pada bantuan yang diberikan oleh pihak lain, seperti perorangan atau lembaga non-pemerintah.

Sedangkan di dalam KPR, ada KPR yang bersubsidi, yaitu suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Bentuk subsidi yang diberikan berupa : Subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.

Berikut ini ada kekurangan dari KPR bersubsidi, yang mungkin saja menjadi alasan mengapa banyak pengembang yang tidak melirik rumah bersubsidi :

 1. Walau telah memenuhi syarat belum tentu kredit yang anda ajukan akan di setujui pihak bank, ini akan membuat uang muka anada yang di setor tergantung.

2. Semakin lama jangka waktu pembayaran, semakin besar bunga yang di bayar.

3. Jika tidak menggunakan sistem flat, ada kemungkinan bunga yang di bebankan kepada anda semakin besar.

4. Tidak dapat di prediksi, bahwa kemungkinan PHK dan kerugian yang dapat menimpa sebelum cicilan lunas.

5. Bisa saja, ada developer nakal, yang pada saat cicilan sudah lunas. tetapi SHM tidak dapat diterima atau di persulit.

6. Jika kurang hati-hati bisa jatuh ke dalam penipuan yang sedang banyak terjadi.

Jadi, untuk anda yang ingin memilih rumah besubsidi, penting untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai ciri-ciri pengembang/depelover yang baik.



Sumber : Rumah

 

Fengshui : Enam Hal Seputar Pintu

Menurut ilmu feng shui, pintu adalah “mulut” rumah, tempat masuknya energi ke dalam rumah. Arah hadap dan letak pintu yang tepat akan berpengaruh pada baik-buruknya peruntungan penghuni.






Berikut ini beberapa tips feng shui seputar pintu yang dielaborasi dari beberapa pakar feng shui:

1. Tidak benar jika ada yang mengatakan membuka pintu utama harus dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menadah.

2. Rumah dan pintu harus dibuat secara proporsional. Jika tidak proporsional, feng shui-nya menjadi tidak bagus.

3. Pintu utama tidak boleh lurus hingga dapur terlihat dari depan rumah. Menurut ilmu feng shui, aliran chi bergerak melingkar. Tidak bagus jika aliran chi bergerak lurus. Itu sebabnya, disarankan agar di balik pintu utama harus ada hall atau ruangan yang cukup luas agar energi dapat memutar kemudian masuk ke ruangan lain.

4. Antara pintu kamar dengan kamar lain tidak boleh berhadap-hadapan.
5. Untuk rumah bertingkat, pintu balkon dalam ilmu feng shui tidak diperhitungkan, yang penting adalah arah pintu utamanya.

6. Pintu di sebuah apartemen perhitungannya sama dengan rumah tinggal, yakni harus mendapatkan arah yang bagus, karena rumus feng shui-nya sama.

18 Bank Yang masih Menawarkan Suku Bunga Rendah 2014




Pada 12 November lalu, Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan 0,25% menjadi 7,5%. Padahal hingga pertengahan 2013, BI rate berada di titik terendah sepanjang sejarah, yakni 5,75%.

Kendati demikian, data suku bunga dasar kredit (SBDK) yang baru dirilis Bank Indonesia menunjukkan masih ada 18 bank bank pemberi kredit KPR murah (di bawah 10%) hingga akhir November 2013. Hal ini justru meningkat dibanding akhir Oktober lalu yang hanya 16 bank.

BPD Jawa Tengah adalah bank yang menawarkan bunga KPR terendah, yakni 7,22%; sementara Bank Anglomas Internasional merupakan bank dengan bunga KPR tertinggi, yaitu 16,50%.

Informasi SBDK yang dipublikasikan BI didasarkan atas laporan yang disampaikan oleh bank kepada BI untuk posisi akhir bulan laporan. Informasi SBDK tersebut dapat saja berbeda dengan yang dipublikasikan pada papan pengumuman di setiap kantor Bank, website bank dan/atau surat kabar antara lain karena menggunakan posisi data yang berbeda. Konfirmasi atas kebenaran data dan/atau keterkinian data langsung ditujukan kepada bank yang bersangkutan.

Berikut ini data SBDK hingga akhir November 2013:
1. BPD Jawa Tengah (7,22%)
2. Bank Woori Indonesia (7,64%)
3. BPD Sulawesi Tenggara (7,66%)
4. BPD Yogyakarta (8,07%)
5. Standard Chartered Bank (8,41%)
6. Bank BJB (8,83%)
7. BPD Jambi (8,87%)
8. Bank HSBC (9,00%)
9. BPD Sulawesi Utara (9,00%)
10. BPD Jawa Timur (9,11%)
11. BPD Bali (9,11%)
12. Bank Nusantara Parahyangan (9,29%)
13. Bank Artha Graha Internasional (9,41%)
14. Bank BCA (9,50%)
15. Bank ICBC Indonesia (9,50%)
16. Bank Hana (9,50%)
17. Bank Bank Nationalnobu (9,50%)
18. BPD Sumatera Utara (9,55%)

Miskin Tapi Mahal

Jika hotel-hotel di dunia berlomba menyajikan fasilitas kelas satu bagi para tamunya, maka tidak dengan hotel bertajuk Shanty Town yang berada di Bloemfontein, Afrika Selatan ini. Hotel unik ini menawarkan kehidupan ala masyarakat miskin di kawasan Afrika Selatan.


Shanty dalam bahasa Inggris berarti gubuk. Kata ini diambil oleh perusahaan pengelola hotel ini, Emoya Estate untuk menggambarkan perkampungan kumuh kebanyakan warga Afrika Selatan. Dilansir dari laman dailymail.co.uk, hotel yang menyediakan layanan bagi 52 tamunya ini membuat unit kamar hotel menyerupai rumah seng, lengkap dengan kursi yang terbuat dari ban bekas. Pengelola bahkan menyediakan lampu minyak, radio bertenaga baterai, lilin di dalam unit kamar. Di halaman, para tamu akan memiliki sebuah ruang pertemuan yang dilengkapi dengan tong untuk berkumpul dan menyalakan api unggun, persis seperti yang dilakukan warga Afrika Selatan saat malam tiba. Meski demikian, karena menyasar tamu yang notabene bukan warga perkampungan kumuh, fasilitas air bersih tersedia di mana-mana. Tak ketinggalan, fasilitas listrik dan wi-fi juga tersedia. Untuk berpura-pura sebagai warga perkampungan tersebut, para tamu diberikan tarif USD80 (Rp920.000) per malam. Tidak beda jauh dengan gaji warga perkampungan asli per bulan, sebesar USD98 (Rp1,1 juta). Sungguh ironis.






Jembatan Berbentuk Pita

Terinspirasi model simpul tali kuno dari China, perusahaan arsitektur asal Belanda baru-baru ini memenangi kompetisi desain jembatan berskala internasional. Jembatan ini nantinya akan mempunyai lebih dari satu rute yang dapat digunakan warga untuk menyeberangi Sungai The Dragon King Harbour di Distrik Danau Meixi, Changsha, China.


Bentuknya unik, menyerupai simpul tali yang berlekuk-lekuk, atau rute wahana roller coaster di taman bermain. Memiliki panjang lebih dari 150 meter dan tinggi 24 meter, jembatan karya NEXT arsitek ini dinilai memiliki nilai budaya yang tinggi menurut sang desainer.
“Kami menghidupkan kembali seni simpul tali China kuno dari zaman Dinasti Tang dan Song, sekitar tahun 960 sampai 1279. Dan ini sangat pas di tengah hamparan pegunungan di sekitarnya,” ungkap Michael Schreinemachers dari NEXT seperti dikutip dari laman dailymail.co.uk.


Selanjutnya dikutip dari situs dezeen.com, pihak NEXT nantinya akan bekerja sama dengan Kohn Pedersen Fox, dengan jembatan tersebut sebagai ikon dari proyek seluas 6,5 juta meter persegi. Pembangunan jembatan sendiri rencananya akan mulai dilakukan tahun depan.


Sumber : Rumah

Lima Jalanan Termahal

Wealth-X, Sebuah perusahaan intelijen internasional di bidang kekayaan baru-baru ini merilis laporan yang mengungkapkan jalan termahal di dunia. Bukan karena ongkos konstruksinya yang tinggi, jalan-jalan di dunia ini disebut mahal karena jutawan dunia beralamat di jalan tersebut. 
Dari sepuluh nama jalan termahal di dunia seperti yang tercantum di laman wealthx.com, rata-rata harga properti di kawasan tersebut senilai USD78 juta, atau setara Rp900,868 miliar. Berikut lima jalan termahal di dunia dimulai dari urutan ke lima :

5. Paterson Hill, Singapura
Paterson Hill di Singapura berada di posisi kelima. Kawasan yang dekat dengan pusat perbelanjaan ternama Orchard Road ini merupakan pusat butik dari desainer kenamaan dunia dan restoran bertaraf Michelin.
Harga tanah di kawasan ini mencapai USD42.500 (Rp488,6 juta) per meter persegi. Kaum jet set yang tercatat memilih Paterson Hill antara lain salah satu pendiri Facebook Eduardo Saverin,
dan Rachel Kum, Miss Singapura 2009.
4. Boulevard du General de Gaulle, Cap Ferrat, Perancis
Berlokasi di garis pantai Mediteranian, kawasan eksklusif di semenanjung Cap Ferrat ini juga didapuk sebagai kawasan non-urban termahal di dunia. Harga tanahnya mencapai USD79.000 (Rp908,23 juta) per meter persegi.
Pasangan Brad Pitt dan Angelina Jolie tercatat sebagai salah satu penghuni kawasan ini. Di masa hidupnya, Charlie Chaplin juga tercatat pernah mendiami kawasan ini.
3. Avenue Princess Grace, Monaco
Salah satu jalan di negara tempat balapan mobil F1 setiap Mei ini berada di posisi ketiga. Calon pencakar langit tertinggi dunia, Tour Odeon juga beralamat di Avenue Princess Grace ini.
Harga tanah di kawasan ini sekitar USD86.000 (Rp988,7 juta) per meter persegi. Beberapa pesohor yang tinggal di kawasan ini antara lain penyanyi sopran Andrea Bocelli, Roger Moore, dan pebalap F1 Lewis Hamilton.
2. Kensington Palace Garden, London
Di sinilah tempat tinggal calon raja Inggris, Pangeran George dan kedua orang tuanya, William dan Kate. Miliarder dunia asal Perancis, Rusia, India, dan Jepang juga tercatat tinggal di kawasan ini. Sebut saja Roman Abramovich dan Laksmi Mittal. Harga tanah di Kensington Palace ini terbilang cukup spektakuler, tercatat mencapai USD107.000 (Rp1,23 miliar) per meter persegi.
1. Pollock’s Path, The Peak, Hong Kong
Kawasan termahal di dunia terletak di atas pegunungan yang memamerkan pemandangan menakjubkan menuju skyline Hong Kong dan pelabuhan. Publik pun sempat dibuat ternganga di 2011, setelah sebuah apartemen di kawasan ini terjual di harga USD103 juta (Rp1,18 triliun).
Harga tanah di kawasan ini memang fantastis, berada di kisaran USD120.000 (Rp1,379 miliar) per meter persegi. Orang kaya yang tinggal di kawasan ini salah satunya aktor senior Stephen Chow.


 Sumber : Rumah

Woodland Park Residence Pasarkan Townhouse dan Penthouse





Melanjutkan pengembangan proyek Apartemen Woodland Park Residence, PT Pardika Wisti Sarana, anak perusahaan Daniland Group menawarkan tower yang menyasar kelas atas, yakni Mahoni. Tower ini merupakan yang paling mewah di antara lima tower yang dibangun di Woodland Park. 

Achmad Setiadi, Direktur Utama PT Pardika Wisti Sarana menjelaskan, lima tower yang ada di proyek ini terdiri dari :
  1. Dua tower middle class
  2. Dua tower high class, dan 
  3. Satu tower kondotel.
Dari semua tower tersebut, satu tower high class dan middle class telah habis terjual.“Satu tower middle class telah terjual 70%, sementara tower kondotel yang nantinya dikelola oleh Swiss-Belhotel International telah terjual 60%,'' ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Rumah.com hari ini (5/2). “Khusus dua tower highclass, yaitu Cendana dan Mahoni, imbuhnya, disediakan unit townhouse serta penthouse.”

Townhouse terdiri dua tipe :
  1. City View 
  2. Pool View. 
City View memiliki empat kamar tidur, terdiri dari dua lantai dengan luas 166 m²; sedangkan Pool View memiliki tiga kamar tidur dengan luas 103 m².
Sementara itu, griya tawang (penthouse) yang berada di lantai 16 Tower Cendana juga memiliki dua pilihan tipe, yakni City View dan Pool View. City View yang memiliki empat kamar tidur, terdiri dari dua lantai dengan luas 126 m² - 183 m².

“Untuk unit penthouse dipasarkan dengan kisaran Rp2,9 miliar hingga Rp3,5 miliar; sedangkan unit townhouse dijual mulai Rp2 miliar sampai Rp4 miliar,” jelas Dedi sapaan akrab Achmad Setiad kepada Rumah.com melalui sambungan telepon.

Dedi mengungkapkan, saat ini pembangunan Tower 1 telah selesai, sementara empat tower lagi masih dalam tahap konstruksi. “Konstruksi tower kondominium telah rampung 80%, Tower 3 sekitar 90%, sedangkan Tower 2 dan 4 sudah 60%,” paparnya.

“Kami menargetkan seluruh proses konstruksi selesai pada Oktober tahun ini, sementara serah terima unit di Tower 1 akan dilakukan kuarta pertama 2014 ini,” pungkasnya.

Sumber : Rumah.

Apakah KDB dan KLB itu ?



KDB (koefisien dasar bangunan) dan KLB (koefisien luas bangunan) merupakan singkatan yang kerap ditemui dalam dunia properti. Keduanya tidak bisa dipisahkan dan berpengaruh pada rencana pembangunan properti di atas sebidang tanah.

KDB dan KLB ditentukan oleh Pemerintah untuk menetapkan standar dalam membangun properti di sebuah kawasan. Sebagai contoh, kawasan di sekitar bandara tidak boleh terlalu tinggi, karena akan mengganggu penerbangan pesawat atau properti di daerah resapan air, harus banyak menyisakan lahan hijau, sehingga properti tidak boleh terlalu luas. 

Mengenai properti di daerah resapan air, memang hal ini sebenarnya tidak boleh di spelekan,
Saat ini banyak masyarakat yang tidak menyadari pentingnya area resapan air sehingga membangun rumah ataupun lain nya, dengan area resapan air yang sangat minim. Akibatnya air hujan langsung terbuang ke selokan dan menyebabkan banjir.
Pada hakikatnya membuat resapan air juga merupakan sebuah langkah menjaga ketersediaan air. Jangan sampai nanti ada masyarakat menderita, akibat kelangkaan air bersih.

KDB ditandai dengan persentase. Misalnya, di sebuah kawasan dengan KDB 60%, maka properti yang dapat dibangun luasnya tak lebih dari 60% dari luas lahan. Jadi, jika Anda memiliki lahan seluas 500 m², Anda hanya dapat membangun di atas lahan 300 m² saja, sisa lahan 200 m² harus dijadikan ruang terbuka hijau (RTH).

Sementara itu, KLB biasanya ditandai dengan angka. Misalnya, Anda memiliki lahan seluas 500 m² di lokasi dengan KLB 3, maka luas bangunan yang boleh dibangun adalah: 500 m² x 3 = 1.500 m².

Umumnya, pemerintah juga membubuhkan aturan tambahan mengenai tinggi maksimal lantai bangunan. Jika di area tersebut tinggi maksimal 5 lantai, maka Anda dapat membangun satu hingga lima lantai dengan total luas maksimal 1.500 m².

Bagi Anda yang ingin berinvestasi, penting mengetahui angka KDB dan KLB di lokasi yang akan dibangun guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Di sisi lain, KDB dan KLB dapat ditingkatkan sesuai perkembangan kawasan tersebut. Pasalnya, makin matang usia suatu kawasan menyebabkan kepadatan ruang harus disesuaikan.



Sumber : Rumah.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inspirasi Bersama - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger